Rabu, 09 Maret 2011

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Dimulai dari arti kata CINTA dan KASIH

Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang kepada makhluk Tuhan ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, yaitu perasaan sayang atau cinta kepada makhluk Tuhan atau sangat menaruh belas kasihan. Maka dari itu cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.

Perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta sama sekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu yaitu cinta bersifat manusiawi, cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah dan cinta itu menunjukan perilaku memberi sedangkan nafsu cenderung dengan menuntut.

Disini kita dapat mengartikan cinta terhadap kehidupan seperti : Cinta seorang ibu kepada anaknya dengan tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela yang dapat dipertanggung jawabkan dan perhatian yang merupakan suatu perbuatan bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.

Untuk mengartikan cinta dalam berhubungan pacaran orang dewasa misalnya. Kita sering menemukan istilah kata “cinta segitiga” dan “cinta bertepuk sebelah tangan”. Dalam istilah-istilah hubungan itu terdapat keterikatan dalam perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia namun terdapat cinta yang lain diantara kedua manusia yang saling mencintai itu. Dalam berhubungan cinta kasih dalam berpacaran orang dewasa biasanya ada kemesraan dimana rasa ingin dibelai atau membelai lalu rasa kangen yang berlebihan jika jauh atau lama tidak bertemu, dan ucapan yang menyatakan sayang saling mencium dan merangkul dan sebagainya. Selanjutnya dilihat dari kasih sayang atau cinta terhadap ALLAH dimana selalu patut melaksanaan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, lalu cinta dari persaudaraan yang tidak mengenal batas-batas manusia berdasarkan SARA, dan yang terpenting cinta kepada diri sendiri yang bernilai positif jika kita dapat mengurus diri sendiri dalam kebutuhan jasmani dan rohani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar