Mungkin 2 atau 3 tahun yang lalu .. laptop merupakan suatu perangkat komputer yang sangat didamba-dambakan oleh kalangan yang berkecimpung atau pengguna IT .. selain dapat digunakan dimana saja dan juga merupakan Gaya Hidup seorang profesional .. kemana-mana bisa dibawa dan digunakan, baik di kantor maupun cafe sambil nongkrong dan minum kopi .. tapi tanpa disadari saat ini harga laptop semakin hari semakin menurun bahkan saat ini harga laptop ada yang <= 5 JT rupiah .. wah alhasil banyak orang menggunakan laptop .. baik dari merek-merek terkenal maupun merek asia dan bahkan merek lokalpun turut ikut dalam kancah bisnis tersebut ..
Rekan-rekan sekalian tahu ngak kenapa kok bisa begitu .. coba tebak !!!, saat ini negara “berorang-orang ingin maju dan pintar” telah membuat suatu teknologi didalam dunia IT .. yang akan menggeser posisi komputer dan laptop .. yakni seperti gambar dibawah ini .. nah saat ini negara Indonesia tercintaku masih menjadi pemakai saja .. tapi memang begitu adanya .. kampus-kampus di kita kebanyakan mempersiapkan untuk menjadi pekerja saja bukan peneliti atau orang untuk melakukan riset .. trus kalangan orang-orang terkenal dan hebat di dunia IT kebanyakan cuman bisa jual cuap-cuap dengan modal power pointnya … menyedihkan tapi inilah kondisi kita .. dan bersiap-siaplah menjadi “Tempat Pembuangan Komputer Dunia”.
SDLC berfungsi untuk menggambarkan tahap-tahap utama dan langkah-langkah dari setiap tahapan secara garis besar terbagi dalam tiga kegiatan utama yaitu :
- Analysis
- Design
- Implementation
Pada organisasi sekolah ini diterapkan aplikasi sistem informasi administrasi siswa yang bersifat Client-Server,dengan menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi dan database My-SQL ini, maka akan mempermudah dan mempercepat proses pengolahan data pendaftaran siswa baru, pembayaran SPP per semester dan pendaftaran atau registrasi ulang siswa. Serta penggunaan data secara bersama-sama dapat diimplementasikan. Secara garis besar tahapan yang dilakukan dalam metode System Development Life Cycle untuk sekolah SMU Negeri 9 Jakata adalah :
·Survey Sistem dan Perecanaan Tahap ini melakukan survey agar mempunyai gambaran perangkat lunak sistem informasi yang sedang berjalan.
·Analisis Sistem, tahap ini mencakup penentuan lingkup sistem database yang menentukan garis batas sistem dan pengumpulan data.
·Desain Sistem Rancangan yang akan dikembangkan menjadi program.
·Pembuatan Sistem Perancangan sistem yang dikembangkan dari desain yaitu termasuk tahap pemograman yang menentukan database final atau akhir.
·Implementasi Sistem Tahap implementasi mencakup seluruh aktivitas yang berhubungan dengan penerapan dan penggunaan sistem database yang baru.
Dan pada proses tahapan implementasi sistem dari strategi pembelajaran di sekolah reduksi data, penyajian data khususnya pelajaran yaitu ada empat hal yang dideskripsikan dalam pembahasan ini ;
1.Proses implementasi kebijakan Sekolah SMA 9 yang meliputi sosialisasi, pembagian tugas, dan, pemetaan kurikulum.
2.Kesiapan sumber daya dalam implementasi kebijakan.
3.Perubahan di sekolah dalam implementasi kebijakan itu, yaitu meliputi strategi pembelajaran, manajemen sekolah.
4.Peran agen perubahan dalam implementasi kebijakan Sekolah SMA 9
Serta dalam implementasi, kendala-kendala yang di hadapi pada organisasi Sekolah SMAN 9 ini pada masalah Tata Usaha dan strategi pembelajaran yaitu :
üLambatnya dalam proses pelayanan pendaftaran siswa baru dan pelayanan SPP kepada calon siswa baru, dikarenakan sistem informasi yang sedang berjalan saat ini tidak mendukung.
üPeluang terjadinya kesalahan perhitungan biaya dan pendataan siswa lebih besar.
üMengulang proses yang sama berulang kali karena kesalahan pendataan sehingga terjadi keterlambatan dalam pembuatan laporan kesiswaan.
üKesiapan sumber daya yang ketersediaan fasilitas (sarana dan prasarana) tetapi secara kualitas belum memadai dan kemampuan guru menggunakan alat teknologi yang belum maksimal.
üKadang kali guru membuat kesalahan dalam penyampaian dan pemahaman siswa tentang materi ajar yang perlu mendapat penekanan, guru menjelaskan dengan materi pelajaran dalam bentuk ceramah.
Maka proses penanganan dari kendala-kendala yang dihadapi yaitu :
Dari proses pelayanan tersebut dapat dikendalikan menggunakan formulir dengan rangkapan sesuai fungsi yang memerlukan, formulir dibuat secara pre-numbered, otorisasi harus dilakukan pada setiap formulir dan bukti formulir diarsip oleh fungsi yang berkepentingan. Dalam perhitungan biaya pendaftaran yang lebih besar dapat menggunakan media buku besar, jurnal, dan buku pembatu seperti halnya perhitungan akuntansi. Namun disetiap transaksi harus dicatat sesuai nomor kode masing-masing. Lalu agar tidak terjadi kesalahan yang berulang system laporan harus disusun denngan baik rapih dan distribusi dalam laporan harus di masukkan ke dalam database yang meliputi transfer data dari file yang lama kedalam sistem database yang baru, menyusun program aplikasi baru dan modifikasi aplikasi yang lama menjadi sistem database yang baru. Untuk penanganan strategi pembelajaran telah mengalami perubahan terlihat dari perkembangan teknologi secara optimal. Dan agar tidak terjadi pembelajaran yang membosankan Guru berupaya mengaktifkan seluruh potensi siswa dengan tugas-tugas individual, diskusi kelompok, maupun diskusi kelas, dan menggunakan teknologi yang ada.
Jadi kesimpulan dalam SDLC implementasi pada organisasi SMA Negri 9 Jakarta untuk membantu Tata Usaha yang mengalami kesulitan dalam pengolahan data pendaftaran siswa baru, pembayaran SPP per semester dan pendaftaran atau registrasi ulang siswa menggunkan apikasi program Borland Delphi dan database My-SQL dan untuk pembelajaran agar lebih efisien menggunakan teknologi secara optimal.